Tugas Sekolah

Beberapa hari yang lalu gue nulis tentang pembanding kelompok dan ternyata salah dan udah gua share siapa tau bsia jadi manfaat. Tapi gue bikin pembanding kelompok lagi tentang satu organisasi yaitu Perhimpunan Indonesia. Review pembanding kelompok ini murni bahasan dari gue sendiri jadi bakal gue share hari rabu, karena hari selasa nya gue maju presentasi. Semoga jadi manfaat.

Lanjutan Pembanding Kelompok

Sangat asyik sekali bukan membahas review dan mengkritik hasil review? Tentu karena itulah kemauan guru kami. Persaingan adalah suatu hal yang wajar dan setiap manusia mendapatkan persaingan dikehidupan mereka. Persaingan ini bisa berupa dalam hal pelajaran, akademis, kemampuan, dan masih banyak lagi untuk disebutkan. Tujuan dari persaingan dan pengkritikan ini adalah membandingkan kelompok kami dengan kelompok sebelah. Kami ditugaskan harus bisa membuat kelompok kami terlihat lebih superior dan terkesan lebih menarik untuk dibahas maka dari itu dibuatlah pengkritikan massal ini. Paragraf selanjutnya akan membahas Perhimpunan Indonesia. Continue reading “Lanjutan Pembanding Kelompok”

Pembanding Kelompok

Jadi kemarin gue baru aja pengen nyelesain tulisan pembanding tapi kata temen gue itu salah yaa jadi daripada dibuang… mending dishare disini aja, mungkin bermanfaat.

Setelah kesempatan kedua yang diberikan oleh guru kami akibat kecerobohan kami telat datang untuk mempresentasikan hasil kerja kami selama beberapa minggu terakhir, namun hal ini, kesempatan kedua ini akan kami manfaatkan sebaik mungkin agar tidak menjadi suatu kekecewaan yang diperbuat oleh kami lagi. Namun usaha kami akan kami maksimalkan semaksimal mungkin untuk memenuhi dan mengejar ketinggalan nilai. Metode kami ini sebagai permintaan maaf dan terima kasih untuk pemberian kesempatan kedua ini yaitu dengan mengkritik atau membandingkan organisasi-organisasi yang direview oleh para murid dengan organisasi yang kami review yaitu Budi Utomo dan secara teknis karena ini Budi Utomo adalah materi pembelajaran kelompok kami maka kami akan membuat organisasi yang membawa kelompok kami ini menjadi superior diantara kelompok-kelompok lainnya, dengan begitu pembandingan antara organisasi yang sudah kami review terasa puas dan lega. Pembandingan ini bukanlah pembandingan yang mudah karena disebabkan oleh berbagai macam faktor dan kami akan selalu menggunakan akal sehat dan logika sebagaimana kami mengkritik apa yang murid lain tulis dan review dan ini bukanlah tugas yang singkat bisa dikerjakan dalam sehari semalam tetapi akan butuh waktu kurang lebih seminggu untuk menuntaskan pembandingan ini. Kami tidak menggunakan metode satu kertas satu organisasi tetapi sebanyak banyaknya yang bisa kami peras dari organisasi tersebut akan kami tulis dibawah paragraf ini juga dan akan terlihat banyak sekali halaman karena ini bukanlah satu organisasi saja melainkan ganda atau lebih. Namun kami ingin memperjelas agar tidak terjadi kesalahpahaman bahwa dibawah paragraf kami ini akan kami tulis kritikan, perbandingan dan lain lain dan kami tidak hanya menggunakan satu sumber data tetapi kami mengambil sumber data dari Internet, tetapi harus kami lebih perjelas lagi bahwa data yang kami ambil dari Internet merupakan data valid atau data yang terdukung keberadaannya berarti bukan sembarang data yang kami peroleh untuk membandingkan semua kelompok ini. Pada akhirnya kami harus meminta maaf juga kepada teman-teman kami karena review mereka akan kami kritik keberadaannya dan ini merupakan salah satu syarat persaingan tugas kelompok yang diberikan guru kami. Persaingan merupakan hal yang sangat menyenangkan bukan?

Baiklah kita mulai memasuki tahap pengkritikan data review teman-teman kami, pengkritikan ini tidak hanya berbasis dan memikirkan hanya dari salah satu pihak saja namun dari kedua belah pihak. Kami akan menyatukan pendapat dari teman-teman kami dan kami akan mencoba mengoreksi dan memberikan hipotesis untuk memberikan jawaban atas keberadaan pendapat teman kami. Tetapi tetap, pembandingan ini ditujukan untuk membuat kelompok kami superior terhadap kelompok yang lain maka dari itu kami akan mencoba sebisa mungkin agar kami dan kelompok teman kami mendapatkan hasil yang memuaskan dari pembandingan massal ini. Untuk memulainya kami memiliki 2 kelompok yang sudah mengirimkan datanya kepada kami yaitu Indische Partij dan Perhimpunan Indonesia dan akan kami mulai dari Indische Partij terlebih dahulu karena menurut kami, organisasi yang hidup sementara ini dapat dijadikan bahan pembanding yang singkat jelas dan padat. Setelah itu disusul oleh Perhimpunan Indonesia dan kelompok kelompok lainnya.

Mengingat bahwa kelompok kami wajib membandingkan kelompok lain maka dari itu kami akan mempelajari materi kelompok lain. Indische Partij contohnya yang akan menjadi bahasan diparagraf ini, organisasi yang sangat cepat masa hidupnya dan didirikan oleh tiga serangkai yang membuat kami bertanya-tanya siapa pembuat atau pendiri dibalik Indische Partij ini dan apa motifnya bagi kemerdekaan Indonesia? Setiap organisasi penting diIndonesia memiliki motif tersendirinya untuk memajukan bangsa Indonesia ini dan yang paling menarik untuk dibahas adalah cara pelaksanaan organisasi-organisasi ini dan inilah yang menjadi suatu hal untuk membandingkan kelompok kami yaitu Budi Utomo dan Indische Partij. Dimulai dengan membaca kesimpulan review kelompok Indische Partij ini sepertinya kurang lebih mirip dengan kesimpulan review namun harus kami hargai bahwa membuat kesimpulan merupakan salah satu pekerjaan sulit karena kesimpulan itu adalah kunci suksesnya sebuah review. Pada bagian akhir review, pendapat yang dikeluarkan oleh kelompok ini bertuliskan “Kami akui jika organisasi ini bertahan lama, maka akan banyak perubahan yang terjadi sekarang.”, membuat kami bertanya apa dasar pendapat yang baru saja mereka keluarkan? Organisasi ini ingin menyetarakan agar semua ras di Hindia-Belanda mendapatkan kesetaraan berarti organisasi ini mengincar prinsip multikultural. Tentu saja organisasi ini berani berpolitik karena tujuan mereka satu dan sama dengan organisasi lainnya yaitu membuat bangsa Indonesia merdeka. Tetapi sayangnya cara mereka bisa disebut terlalu buru-buru dan bisa dipastikan sesuatu yang buru-buru atau memakan waktu cepat itu namanya revolusi, bukan begitu? Kami akui jika para pendirinya adalah penyebab rasa patriotisme di bangsa ini tetapi yang menjadi pertanyaan di benak kami mengapa sepertinya organisasi ini terburu buru dalam mem-propaganda kan kemenangan partai mereka ini? Jawab yang hanya kami dapat itu adalah cara mereka melakukan organisasi ini yaitu tergesa-gesa dalam kemerdekaan Indonesia sehingga mereka menciptakan revolusi yang hanya setengah-setengah namun tidak berefek untuk jangka panjang dan hal ini yang membuat organisasi lainnya menjadi waspada agar untuk tidak memaksakan mimpi organisasi terlalu cepat. Tentu saja organisasi ini tidak dapat bertahan lama karena sikap yang dikeluarkan Ki  Hadjar Dewantara dengan membuat buku Als ik eens Nederlander was (Seandainya Saya seorang Belanda), sikap ini menunjukkan rasa revolusioner yang sakit hati atas pemerintah belanda. Tentu semua organisasi merasa tersakiti hati mereka karena bangsa tersebut diinjak dan ditindas oleh penjajah namun dilubuk hati pemikiran organisasi seperti Budi Utomo selalu ada perasaan untuk memerdekakan bangsa ini. Organisasi kelompok kami merupakan salah satu contoh baik untuk menghindari penumpasan atau pembantaian organisasi-organisasi lainnya oleh Belanda karena organisasi kami bersifat moderat, kooperatif dan tidak mengeluarkan perhatian yang mengancam pemerintahan kolonial belanda sehingga organisasi Budi Utomo dapat bertahan lebih lama daripada organisasi ini dan kami sangat menghargai apa yang sudah diperbuat oleh organisasi Indische Partij ini, membangkitkan rasa patriotisme dan nasionalisme. Kami tidak bermaksud untuk berkata bahwa apa yang dilakukan organisasi Indische Partij adalah sebuah kesalahan namun kami bermaksud untuk berkata bahwa cara yang dilakukan organisasi ini agak sedikit salah sehingga menyebabkan organisasi ini harus berlutut dihadapan Belanda dan anggotanya berpindah ke organisasi Sarekat Islam yang berujung pada akhirnya kami harus berkata bahwa organisasi ini benar jika bertahan lama, maka akan banyak perubahan yang terjadi namun harus diingat kembali bahwa faktor penyebab organisasi ini tumbang bukanlah karena Tiga Serangkai organisasi ini ditangkap tetapi karena adanya persaingan dengan organisasi lain sehingga organisasi ini dalam waktu singkat menghilang pengaruhnya dimasyarakat dan hal ini dibuktikan dengan besarnya pengaruh Sarekat Islam pada masa itu, jadi bisa diperjelas bahwa organisasi ini tidak akan bisa hidup lama, meskipun bisa hidup lama, ide organisasi Indische Partij ini untuk bangsa Indonesia akan tertelan dan didekam oleh organisasi lainnya yang lebih superior dibidang yang sama dan lebih mendapatkan pengaruh bagi masyarakat maka argumen yang dikeluarkan organisasi ini tidak valid mengingat keberadaan Sarekat Islam yang menjadi pengaruh besar dan organisasi ini kehilangan atau kalah jumlah anggota dan pendukungnya dari organisasi lain. Tentu organisasi ini berperan dalam kemerdekaan bangsa Indonesia tetapi hanya anggota “bekas” Indische Partij yang membawa ide dan pemikiran patriotisme dan disisipkan kedalam induk organisasi mereka yang baru sehingga ide patriotisme dari para individu masih terdengar.

 

 

 

 

Kemalingan

Jadi jam 2 pagi gua tidur dengan pintu belakang terbuka, pintu ini kebuka supaya kucing yang dirumah gua eeknya gak didalem rumah. Pintu belakang ini mengarah ke atas rumah gua dan ternyata, maling ini manjat lewat gedung sekretariat masjid, ampun deh. Singkat cerita jam 2 gua tidur jam setengah 3 dia beraksi dan jam 3 nyokap gua bangun dan udah ngeliat barang barang dimama mana. Awalnya nyokap gua nyalahin gua sama abang gua karena naro anduk dibawah pintu terus sampe ngebiarin dompet terbuka.

Maling keluar masuk lewat belakang tapi maling ini ninggalin jejak yang kurang manusiawi… Maling ini eek di wc belakang… Yaampun sempet sempetnya gitu eek dirumah gua, udah malingin barang gua

Keadilan

Bisa dipastikan saya bukanlah seorang murid yang nantinya berminat untuk menuju perguruan tinggi negri karena ya memang tingkat kesuksesan tidak sebesar tingkat harapan. Apa yang akan saya bicarakan adalah mengapa kami, murid disalah satu sekolah Bekasi tidak mendapat keadilan dalam memilih perguruan tinggi? Tidak saya tidak akan membahas apa yang anda pikirkan. Saya akan membahas keburukan opsi yang diberikan sekolah saya dalam keputusan hal PTN.

Anda mungkin sudah tahu kalau memasuki PTN sangat sekali dibutuhkan skill dan keahlian dalam bidang mata pelajaran, seluruhnya kalau bias saya bilang. Namun bagaimana jika sekolah anda mengadakan suatu program sekolah yang dinamakan study tour kemudian mengeluarkan opsi bagi yang tidak ikut maka dikemudian hari tidak akan dibantu jika ingin mengikuti ptn, loh kok kenapa bisa? Inilah yang “katanya” terjadi disekolah saya. Continue reading “Keadilan”